TUGAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
“OBSERVASI SUMEBR DAYA MANUSIA DI SMKN 4 SURABAYA”
Dosen Pengajar : Hj I.G.A Aju Nita SE M.Si
OLEH :
AGUNG SULISTYO 078554140
ESTI WULANSARI 098554030
PUTIH INDUNG AYUNDA 098554111
FAJAR ADITYA PAMUNGKAS 098554128
ROBI PRAYUGO 098554130
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI TATA NIAGA
2011
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keberadaan SMK yang mulai diperhitungkan dan dilirik masyarakat Indonesia saat ini tentu menuntut standar-standar yang lebih baik dalam segala aspek yang ada, baik system maupun proses operasionalnya. SMK menjadi sebuah solusi pemerintah untuk mengurangi pengangguran yang terus menerus dipromosikan dan digadang-gadang bahwa SMK bukan pilihan kedua, dimana lulusannya saat ini tidak hanya dapat langsung bekerja sebagai tenaga terampil meliankan juga dapat meneruskan ke perguruan tinggi. Sungguh upaya yang baik dalam upaya pengurangan pengangguran namun mengurangi produktifitas mencetak tenaga ahli.
Kualitas dan kompetensi dari SDM SMK Indonesia saat ini baik guru maupun siswa-siswanya mengalami perkembangan dan kemajuan yang cukup pesat sebagai respon terhadap kebutuhan akan pendidikan. System, pola pembelajaran, media dan sarana prasarana terus mengalami perbaikan.
Laporan ini disusun guna mengetahui lebih mendalam kemajuan, pekembangan serta perubahan-perubahan yang dilakukan di SMK. Khususnya hal-hal yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Baik itu program-program yang diperuntukkan bagi guru-guru maupun bagi siswa-sisanya. Laporan disusun berdasarkan observasi dan wawancara di SMK N 4 Surabaya. Peneliti memilih SMK Negeri 4 Surabaya karena SMK Negeri 4 Surabaya salah satu sekolah yang memiliki kompetensi keahlian bisnis manajemen. Di mana kompetensi keahlian tersebut sesuai dengan tujuan dari penelitian.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah sistem seleksi siswa-siswi baru di SMK Negeri 4 Surabaya?
2. Bagaimanakah sistem pra perekrutan guru dan staff yang ada di SMK Negeri 4 Surabaya?
3. Bagaimanakah kualitas lulusan siswa-siswi di SMK Negeri 4 Surabaya ?
4. Bagaimanakah kualitas guru yang ada di SMK Negeri 4 Surabaya ?
5. Fasilitas-fasilitas apa yang disediakan di SMK Negeri 4 Surabaya ?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan diadakan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahaui sistem seleksi siswa-siswi baru di SMK Negeri 4 Surabaya.
2. Untuk mengetahui sistem perekrutan guru dan staff yang ada di SMK Negeri 4 Surabaya.
3. Untuk mengetahui kualitas lulusan siswa-siswi di SMK Negeri 4 Surabaya.
4. Untuk mengetahui kualitas guru yang ada di SMK Negeri 4 Surabaya.
5. Untuk mengetahui fasilitas-fasilitas yang disediakan di SMK Negeri 4 Surabaya.
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1 Perencanaan Perekrutan Sumber Daya Manusia
Aspek –aspek dalam proses perencanaan tenaga kerja antara lain :
1. Persyaratan umum yang meliputi pendidikan dan keterampilan
2. Kondisi fisik
3. Status dan syarat tertentu (persediaan untuk ditempatkan dimana saja)
Pentingnya dilakukan perencanaan tenaga kerja :
1. Melakukan analisis kebutuhan tenaga kerja
2. Untuk mengantisipasi kebutuhan akan tenaga kerja di masa yang akan datang baik kuantitas maupun kualitas
3. Memperkirakan penerimaan tenaga kerja dari dalam dan luar organisasi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan organisasi
4. Adanya instrumen sebagai dasar penilaian tenaga kerja yang dibutuhkan dalam suatu organisasi
5. Mengatasi kelebihan tenaga kerja dalam organisasi
2.2 Proses Seleksi
Proses Seleksi adalah serangkaian langkah khusus yang digunakan untuk memutuskan calon anggota mana yang akan digunakan tenaganya. Proses dimulai ketika calon tenaga kerja melamar pekerjaan dan berakhir dengan keputusan penyewaan.
Proses seleksi merupakan pokok dari manajemen personalia analisis jabatan perencanaan sumber daya manusia dan penarikan temnaga kerja dilakasanakan terutama untuk membantu seleksi pegawai.
Proses seleksi mengandalkan tiga masukan yang bermanfaat yaitu analisis jabatan memberikan uraian dari jabatan – jabatan, persyaratan manusia dan standart pelaksanaan pekerjaan yang diperlukan tiap jabatan. Rencana sumber daya manusia memberitahukan kepada manajer personalia apakah yang mungkin akan terjadi. Yang terakhir calon anggota masukan ini berguna untuk menyesuiakan jabatan mana yang akan di isi oleh calon pegawai.
Langkah – langkah dalam proses seleksi :
1. Penerimaan pendahuluan pelamar
2. Ujian jabatan
3. Wawancara seleksi
4. Pemeriksaan referensi
5. Penilaian medis
6. Wawancara pengawas
7. Keputusan hasil seleksi
2.3 Pelatihan dan Pengembangan
Tidak dapat disangkal bahwa peningkatan produktifitas kerja seluruh tenaga kerja dalam organisasi mutlak perlu dijadikan sasaran perhatian manajer personalia. Hal tersebut perlu dianggap penting karena :
· Penelitian dan pengalaman banyak orang menunjukkan potensi para karyawan belum sepenuhnya digali dan dimanfaatkan.
· Selalu terjadi perubahan dalam proses produksi barang ataupun jasa yang dihasilkan oleh suatu organisasi karena tuntutan perkembangan IPTEK dan tuntutan dari konsumen dalam hal ini produk adalah komponen SDM dalam sekolah dan konsumen adalah perusahaan yang menjadi mitra sekolah maupun bukan mitra sekolah (dunia kerja)
· Bentuk, jenis, dan intensitas persaingan antara berbagai perusahaan yang mungkin saja meningkat dan ada kalanya berkembang tidak sehat terutama apabila makin banyak perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa yang sejenis dalam hal ini kualitas lulusan siswa.
Secara garis besar pelatihan dan pengembangan memiliki beberapa perbedaan diantaranya pelatihan mempersiapkan orang – orang melaksanakan jabatan – jabatan mereka sekarang sedangkan pengembangan mempersiapkan pegawai untuk jabatan – jabatan untuk dimasa yang akan datang.
2.4 Motivasi dan kepuasan
Fungsi personalia secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap motivasi pegawai dan kepuasan. Motivasi adalah suatu tugas yang kompleks dan sulit. Motivasi merupakan suatu sistem yang menghubungkan banyak variabel dalam suatu organisasi. Definisi motivasi secara garis besar adalah dorongan dari seseorang untuk mengambil tindakan karena orang tersebut ingin melakukan demikian.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
SMKN 4 merupakan salah satu SMK Negeri yang ada di Kota Surabaya yang beralamat di Jl. Kranggan 81 – 101 . SMKN 4 memiliki lima (5) kompetensi keahlian. Lima kompetensi keahlian yang ada di SMKN 4 yakni :
1. Jurusan Akutansi
2. Jurusan Pemasaran
3. Jurusan Administrasi Perkantoran
4. Jurusan Multimedia
5. Jurusan Pariwisata
Komponen – komponen di dalam SMK Negeri Surabaya sangatlah kompleks. Tidak hanya meliputi siswa dan guru namun juga terdapat beberapa komponen penting di antaranya perusahaan mitra kerja yang jumlahnya ± 20 perusahaan. Tentunya kesemuanya terstruktur dan sudah tersusun secara rapi. Untuk lebih jelasnya peniliti akan mengemukakan struktu organisasi yang sudah di susun SMK Negeri 4 Surabaya pada lampiran gambar.
Penerimaan siswa baru di SMKN 4 mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Untuk lulusan tahun sebelumnya diberi kuota 5 % dari total kuota yang disediakan untuk dapat menjadi SMKN 4. Proses seleksi dikelola oleh server pusat yang ada di ITS, dan pihak sekolah tidak perlu lagi menyeleksi calon siswa SMKN 4. Pihak sekolah hanya tinggal menunggu hasil dari ITS.
Jumlah guru yang ada di SMKN 4 Surabaya ada 92 guru. Jumlah karyawan staff TU dan pesuruh yang ada di SMKN 4 berjumlah 20 orang.
Rekrutmen adalah proses mencari, menemukan dan menarik para pelamar yang kapabel untuk diperkejakan dan oleh suatu organisasi. Proses rekrutmen dimulai pada waktu diambil langkah pelamar dan berakhir ketika para pelamar mengajukan lamarannya. Artinya, secara konseptual dapat dikatakan bahwa langkah yang segera mengikuti proses rekrutmen yaitu seleksi bukan lagi merupakan bagian rekrutmen (Sondang P. Siagian, MPA. 2008 ; 102) untuk perekrutan guru di SMKN 4 Surabaya, baik yang PNS maupun rekrutmen Guru Tidak Tetap (GTT) dilakukan dengan cara pihak SMKN 4 mengajukan kekurangan guru ke DIKNAS kemudian pihak Diknas melakukan perekrutan dan penyeleksian guru untuk ditempatkan di SMKN 4 Surabaya. Sedangkan, perekrutan staff TU dan pesuruh di SMKN 4 Surabaya dilakukan perekrutan dan penyeleksian oleh pihak SMKN 4 sendiri.
Untuk kualitas lulusan siswa-siswi SMKN 4 Surabaya sebagian besar lulusan SMKN 4 banyak yang bekerja dikarenakan mereka telah memiliki pengalaman sebagaimana yang telah mereka dapatkan selama mereka sekolah. Kompetensi keahlian yang disediakan SMKN 4 umumnya sudah memiliki fasilitas-fasilitas penunjang seperti laboratorium pendukung. Selain bekerja pada industri industri yang ada sebagian lulusan siswa-siswi SMKN 4 Surabaya ada yang berwirausaha dan ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
Yang dimaksud dengan sistem penilaian prestasi kerja ialah suatu pendekatan dalam hal melakukan penilaian prestasi kerja para pegawai (Sondang P. Siagian, MPA. 2008 ; 225). Kualitas guru di SMKN 4 dapat dikatakan baik, hal tersebut dikarenakan dpat dibuktikan dari tingkat kelulusan SMKN 4 yang selalu mencapai kelulusan 100%.
Evaluasi hasil kinerja guru di SMKN 4 dilihat dari :
a. Kelengkapan administrasi guru
b. Ada progam monitor visit oleh Kepsek
c. Apabila terjadi pelanggaran, dilakukan teguran secara lisan terlebih dahulu.
Pelatihan adalah untuk peningkatan kemampuan melaksanakan tugas sekarang dan merupakan investasi jangka pendek, sedangkan pengembangan merupakan peningkatan kemampuan melaksanakan tugas baru di masa depan dan merupakan investasi sumber daya manusia untuk jangka panjang. Pelatihan dan pengembangan mutlak perlu dilakukan, kemutlakan itu tergambar pada berbagai jenis manfaat yang dapat dipetik daripadanya, baik bagi organisasi, bagi para pegawai maupun bagi penumbuhan dan pemeliharaan hubungan yang serasi antara berbagai kelompok kerja dalam suatu organisasi. Progam pelatihan dan pengembangan guru di SMKN 4 dilakukan dengan cara masing – masing guru membuat media power point tingkat lanjut, dilakukan pelatihan satu kali dalam setahun dengan cara mendatangkan pembicara dari luar yang bisa memberikan pelatihan. Untuk meningkatkan kualitas guru, tiap – tiap guru harus memilik blog, email, dll. Progam pengembangan untuk Kepala Sekolah dengan cara mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Pemkot atau Pemprov.
Sarana dan prasarana serta fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas yang disediakanpun juga dapat dijadikan sebuah motivasi belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan agar siswa tidak bosan karena proses pembelajaran yang dilakukan tidak hanya mencatat atau hanya mendengar ceramah dari guru.
Fasilitas didalam kelas yang disediakan oleh oleh pihak SMKN 4 adalah :
a. OHP
b. LCD
c. DVD
d. Dll.
Sarana pendukung kegiatan KBM adalah :
a. Bussines Centre
b. Travel
c. Bank mini
d. Koperasi sekolah
e. Laboratorium untuk masing – masing kompetensi keahlian.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari hasil observasi dan wawancara langsung yang dilakukan oleh peneliti dengan pihak narasumber yakni wakil kepala SMK Negeri 4 Surabaya maka peneliti dapat menyimpulkan beberapa point penting yakni :
· Mengenai bidang msdm di SMK Negeri 4 Surabaya baik tenaga pengajar , wakil-wakil kepala sekolah serta karyawan mendapatkan perhatian yang baik untuk ditingkatkan seperti karyawan-karyawan Tata Usaha minimal adalah lulusan sarjana dan para pengajar atau guru umumnya sudah bergelar Strata 2. Sedangkan untuk jabatan wakil kepala sekolah mendapat batas jabatan selama dua periode atau selama delapan tahun masa tahun pelajaran dimana hal ini memungkinkan untuk adanya regenerasi jabatan di SMK Negeri 4 Surabaya.
· Dalam hal pengelolaan siswa, SMK Negeri 4 Surabaya sudah menerapkan siswa yang baik dimana ada reward dan punishment untuk kelas terbaik atau terburuk selama satu periode. Hal ini merupakan salah satu motivasi bagi siswa-siswi untuk selalu senantiasa kompak menjadikan kelas mereka menjadi kelas terbaik. Selain itu untuk para wali kelas juga terdapat program yang sama dimana ada kriteria tertentu seperti pengelolaan kelas terbaik akan mendapatkan penghargaan khusus dari pihak sekolah.
· Di bidang akademik maupun non akademik SMK Negeri 4 Surabaya mempunyai sistem yang baik dalam hal ini terbukti dari banyaknya penghargaan atau piala yang di dapat dari hasil-hasil lomba yang di ikuti sekolah baik di bidang akademik maupun non akademik.
· Dalam bidang manajerial siswa SMK Negeri 4 Surabaya mempunyai banyak program dan kegiatan seperti bank mini, minimarket, ataupun jasa travel yang sudah bekerja sama dengan banyak perusahaan transportasi dimana kesemuanya dikelola langsung oleh sekolah melalui siswa-siswi yang merupakan sarana praktek bagi mereka sesuai dengan kompetensi keahlian yang mereka dalami.
4.2 Saran
· Menambahkan prasarana yang ada terutama untuk kelas sehingga siswa kelas X tetap bisa masuk pagi dan berkumpul dengan siswa kelas lainnya.
· Menambah fasilitas guru seperti kapasitas ruang yang lebih besar untuk kantor guru
· Menyediakan tempat untuk piala penghargaan sebagai wujud menghargai jerih payah siswa dalam memperoleh penghargaan tersebut.
· Meningkatkan mental dan rasa percaya diri siswa yang masih kurang.
· Kuantitas ruangan dan kualitas ruangan baik kelas, BMS, Koperasi, kantor guru, kantor kepala sekolah kurang memenuhi standar.
LAMPIRAN GAMBAR
| Gambar 1 : Struktur Organisasi yang telah disusun oleh SMK Negeri 4 Surabaya |
| Gbr 2 : Salah Satu bentuk pembelajaran di SMK Negeri 4 Surabaya |
| Gambar 3 : Laboratorium komputer Salah satu sarana penunjang yang disediakan di SMK Negeri 4 Surabaya dalam kegiatan pembelajaran |
| Gambar 4 : Piala-piala yang sudah di dapat siswa-siswi SMK Negeri 4 Surabaya baik dalam bidang akademik dan non akademik. |
| Gambar 5 : Kebijakan Standart Mutu yang diterapkan di SMK Negeri 4 Surabaya sesuai ISO 9001 : 2008 |
| Gambar 6 : Sarana Ruang guru yang disediakan di SMK Negeri 4 Surabaya |
| Gambar 7 : Sarana Penunjang bagi siwa-siswi SMK Negeri 4 Surabaya dalam menunjang kegiatan praktek kerja sesuai dengan kompetensi keahlian yang ada |
| Gambar 8 : “Papan Budaya Malu” merupakan salah satu cara yang di upayakan pihak sekolah untuk memotivasi seluruh komponen sekolah |
| Gambar 9 : lapangan tempat para siswa berolah raga dimana merupakan salah satu sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. |
DAFTAR PUSTAKA
Siagian, P Sondang. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara
Moekijat. 1995. Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia. Bandung: Mandar Maju
Fathoni, Abdurrahmat. 2006 . Organisasi dan Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar